
Jakarta, mancingkuy Indonesia
—
Anak dan istri pemain
Persiraja
Banda Aceh, Muammar Khadafi, hilang kontak usai banjir bandang yang melanda wilayah Aceh.
Hingga Minggu (30/11) malam, istri dan anak Khadafi belum bisa dihubungi. Untuk itu sang pemain langsung pulang ke kampung halamannya di Idi, Aceh Timur.
Khadafi mengatakan, jaringan seluler di Aceh Timur belum berfungsi. Karena itu warga setempat kesulitan memberi informasi ataupun mengetahui perkembangan situasi pengungsian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya sudah lima hari tidak bisa komunikasi dengan anak, istri, dan keluarga di kampung. Seluruh Aceh Timur tidak ada jaringan. Tempat mengungsi pun saya belum tahu,” kata Khadafi.
Situasi banjir di Aceh Timur memang termasuk yang paling parah. Ribuan rumah dilaporkan terendam banjir dan sejumlah kampong terisolasi. Kerusakan infrastruktur sangat besar.
“Saya pulang hari ini [Minggu, 30/11] untuk mencari keluarga, tapi saya juga tidak tahu harus mencari ke mana,” kata Khadafi dilansir dari laman resmi Persiraja pada Senin (1/12).
Karena itu Manajemen Persiraja menyampaikan empati dan dukungan penuh untuk Khadafi. Klub memahami situasi darurat yang dihadapi pemain, apalagi saat ini tim sedang libur.
“Ada beberapa keluarga dan orangtua pemain yang terdampak. Kami terus mengumpulkan informasi karena jaringan komunikasi dan listrik ke daerah terdampak masih terputus,” tulis Persiraja.
Persiraja menegaskan, keselamatan pemain dan keluarga mereka merupakan prioritas utama. Klub terus memantau kondisi dan berkoordinasi untuk memastikan seluruh tim aman.
Pihak klub juga mengajak seluruh masyarakat Aceh dan pendukung Laskar Rencong turut mendoakan keselamatan warga Aceh dan seluruh wilayah yang terdampak bencana.
[Gambas:Video mancingkuy]
(nva)
Baca lagi: Prabowo Prioritizes Fuel Distribution in Sumatra Flood-Landslide Areas
Baca lagi: Longsor Pasaman Barat Sumbar: 1 Korban Tewas Terapung, 4 Tertimbun
Baca lagi: Can arthritis heal on its own?This is the explanation



