
Jakarta, Mancing Kuy Indonesia
—
FIFA khawatir pertandingan playoff
Piala Dunia 2026
di Meksiko pada 26-31 Maret nanti diserang oleh gembong atau kartel narkoba.
Kekhawatiran ini muncul setelah terjadi kekerasan di wilayah Jalisco, Guadalajara, Minggu (23/2). Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) ngamuk di Jalisco secara membabi buta.
Ini dilakukan CJNG setelah pimpinan kartel tersebut, Nemesio Oseguera Cervantes atau dikenal dengan sebuatan El Mencho ditangkap militer Meksiko dan dikabarkan meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar meninggalnya El Mencho menimbul reaksi kekerasan dari CJNG. Mereka membakar sejumlah titik dan menimbulkan ketakutan di sebagai besar wilayah tersebut.
Pembakaran mobil dan pemblokiran jalan juga berlangsung di depan Stadion Akron. Ini adalah salah satu stadion yang akan digunakan untuk pertandingan babak
playoff
.
Peristiwa ini membuat FIFA khawatir. Pasalnya pada 26 Maret nanti Kaledonia Baru akan bertanding di Stadion Akron. Kemudian pemenang laga ini akan jumpa Kongo pada 31 Maret di stadion yang sama.
Pertandingan playoff lainnya, juga berlangsung di Meksiko, tetapi bukan daerah yang rawan kericuhan seperti Jalisco. Laga Blovia versus Suriname akan berlangsung di Stadion BBVA, Guadalupe.
Sejauh ini FIFA memang belum mengambil sikap. Namun, dari sumber Marca di lingkungan FIFA, ada potensi pertandingan
playoff
di Guadalajara dipindah ke lokasi yang aman.
“Adanya kekhawatiran yang tinggi mengenai apakah kondisi di lapangan dapat menjamin keselamatan yang diharapkan pada acara olahraga global sebesar ini,” tulis
Marca
dalam laporannya.
Adapun pihak keamanan Meksiko menjamin keamanan di Jalisco, Guadalara. Keamanan ketat akan dilakukan untuk meminimalisir pergerakan berbahaya dari kartel.
[Gambas:Video Mancing Kuy]
(abs/jun)
Baca lagi: 10 Klub Termahal ASEAN 2026: Persib dan Persija Gusur Dewa United
Baca lagi: FOTO: Harmoni Religi dan Tradisi Menyatu di Festival Bedug 2026
Baca lagi: Wardatina Mawa Mantap Cerai dari Insanul Fahmi setelah Lebaran



