
Jakarta, mancingkuy Indonesia
—
Pelatih Maroko, Nabil Baha mengakui timnya bisa saja menang lebih dari 16-0 atas Kaledonia Baru di
Piala Dunia U-17 2025
andai kiper lawan, Nicolas Kutran tidak tampil gemilang dan melakukan sejumlah penyelamatan.
Baha berhasil memimpin timnya dalam pesta 16-0 ke gawang Maroko. Dalam pandangan Baha, Maroko bisa saja menang dengan skor lebih besar di laga tersebut.
“Kami mampu mencatat banyak sukses di depan gawang dan kami bisa saja mencetak gol lebih banyak.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kiper lawan [Kutran] tampil luar biasa di laga ini. Walau kebobolan 16 gol, dia melakukan sejumlah penyelamatan luar biasa,” kata Baha seperti dikutip dari
situs resmi FIFA
.
Kemenangan 16-0 yang didapat Maroko itu kemudian jadi rekor kemenangan terbesar dalam sejarah Piala Dunia di berbagai kategori. Lebih besar dibanding kemenangan 13-0 yang diraih Spanyol atas Selandia Baru di Piala Dunia U-17 1997 dan Amerika Serikat atas Thailand di Piala Dunia Wanita 2019.
“Kalian harus memberikan kredit pada para pemain. Penting untuk membuat sejarah dalam sepak bola, terlepas itu tentang gelar juara atau pun jumlah gol,” ucap Baha.
Dengan kemenangan 16-0, Maroko kini jadi pemuncak klasemen peringkat tiga terbaik. Sudah ada tiga tim yang dipastikan finis di bawah Maroko dan dengan demikian Maroko hanya tinggal menunggu satu tim lainnya mencatat hasil lebih buruk dibanding mereka.
Kondisi itu membuat Maroko punya peluang besar untuk lolos ke babak 32 besar. Pada hari ini, laga grup E, F, G, dan H akan dipertandingkan.
[Gambas:Video mancingkuy]
(ptr/rhr)
Baca lagi: 8 Characteristics of Smart People, It’s Not Always About a High IQ Score
Baca lagi: Apa Jadinya Bila Iwan Fals dan Ebiet G Ade Bikin Band?
Baca lagi: Spyware Attacks in RI Soar 64 Percent



